Curahan Hati Seorang Freelancer #1

Bagaimana perasaan kalian menjadi seorang freelancer? Bebas? Love your job? Banyak sih ekspresi yang bisa kita tunjukin sebagaui seorang freelancer, namun menjadi seorang freelancer adalah sebuah pilihan, dan aku rasa itu adalah salah satu awal pilihan tepat dibanding memilih pekerjaan kantoran, meskipun saya awalnya dulu bekerja sebagai seorang karyawan kantor dan kerjanya pun ga jauh-jauh dari bidang IT juga yang notabene itu bidang saya. Tapi IT itu luas boy, bisa disuruh sana disuruh sini. Kata guru saya di SMK dulu sih “kerja di perusahaan itu tidak hanya dibidang kesukaanmu saja, tapi bisa merambah bidang lain”. Ya kalo kamu suka dan mau menjadi karyawan perusahaan sih ga masalah.

Ok back to topic, kenapa memilih menjadi freelancer adalah pilihan awal yang tepat? Karena menurut saya seorang freelancer itu jauh dari praktek-praktek efek samping negatif dari pekerjaan itu sendiri. Contohnya Nepotisme; Saya awal masuk kerja dulu sempet ditanya atasan saya kalau saya bisa kerja disini itu bawaannya siapa? ada yang kenal dengan orang di kantor sini? -_-. Saya yakin itu tak jauh beda dengan perusahaan-perusahaan lain bahkan bisa saja di BUMN juga melakukan praktek nepotisme seperti ini. So kalian bangga dengan bisa kerja karena nepotisme seperti itu? Gue sih nggk :D. Bagaimana nepotisme di sisi freelancer? Kayaknya saya belum pernah menjumpai adanya nepotisme terutama dalam pekerjaan saya sebaga freelance developer. Mau nepotisme seperti apa? klien ga bakal peduli lo anak pejabat atau bukan, yang mereka butuhkan adalah skill kalian, sebagai pertimbangannya adalah portfolio yang kalian punya.

Selain nepotisme praktek-praktek negatif efek dari pekerjaan adalah Magabut (Makan Gaji Buta), terus terang aja sih kebanyakan PNS kayak gini dan ga bisa dipungkiri karena memang begitu adanya. Berangkat kerja siang, pulang awal, tapi gajian full tiap bulan. WTH! Tapi as a freelancer saya ga iri sih, bisa kelihatan kan mana gaji yang barokah dan mana yang nggk :). Kalau kalian jadi freelancer tapi kelakuanya kayak gitu, ya kalian ga bakal dapat gaji, dan freelancer juga dibayar sesuai skill dan pengalaman yang dia punya. Saya pikir mulia banget yang bekerja sebagai freelancer itu :).

Ada lagi sih contoh negatif lain, Korupsi;  Pakai uang yang bukan semestinya itu namanya korupsi kan? Atau yang sering kita lakukan sebagai pekerja kantoran adalah markup operasional atau memanipulasi nota  *saya dulu pernah soalnya :)*. Entah itu kecil atau besar tapi itu termasuk korupsi, kecil aja udah dosa apalagi yang besar. Kalau freelancer apa yang mau di korupsi? Dengan menjadi freelancer kita bisa dijauhkan dari hal-hal negatif seperti yang saya sebutkan diatas.

Nah oleh karena itu orang-orang salah ketika memandang sebelah mata tentang bagaimana freelancer itu. Banyak yang berpikir ketika ada teman atau pacar anak *ciiee* yang ditanya ternyata dia seorang freelancer dan bukan seorang karyawan BUMN ternama mereka jadi tidak terlalu memperhitungkan keberadaannya, apalagi jika dia bukan seorang freelancer sukses -__-.

Dari para freelancer saya jadi belajar tentang ke-originalitasan, terutama tools (software) yang kita pakai. Jika kita bekerja di suatu perusahaan dan tools yang kita pakai itu tidak original/bajakan menurut saya itu akan mempengaruhi barokah tidaknya rizqi yang kalian terima. Dan freelancer-freelancer itu mempunyai pemikiran tentang penggunaan tools yang original, semua yang dipakai original, sebagai karyawan saya yakin kamu tidak akan punya pikiran seperti ini. Terucap pula dari seorang freelancer “Sebelum menikah, usahakan tools yang kalian pakai semua original. Apa kalian mau menafkahi anak istri kalian dari rizqi yang haram.”

Subhanallah, menjadi seorang freelancer makin membuka pikiran saya tentang ini semua. Dan saya tidak salah memilih menjadi seorang freelancer dari pada seorang karyawan. Next step I wanna be an entrepreneur :). Dan untuk masalah software original, ini saya masih dalam tahap mengumpulkan duit untuk mengoriginalitaskan tools yang saya pakai bekerja. Semoga bisa tercapai dengan cepat. Amiin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s