Bertambah Satu

Hari ini tanggal 14 Agustus 2013 berarti udah satu tahun umur blog ini. Blog yang isinya kebanyakan curhatan ngalor-ngidul, seperti belum menemukan jati diri bagaimana seharusnya tulisan ini dipresentasikan. Ahh tapi nggk masalah apa yang terlintas dalam pikiran itulah yang biasanya saya tulis disini. Ada kalanya ingin menulis secara terkonsep dan serius, tapi sudah bingung dulu sebelum memulai (seperti diblog saya yang satunya). Ya biarlah seperti dandelion yang tertiup angin yang terbang menurut arah angin hingga nanti berhenti ditempat yang tepat. *Apaan sih… 😀

Kalau bayi umur 1 tahun mungkin baru bisa berjalan dengan terbata-bata. Mungkin dia juga sudah bisa mengucap beberapa kata yang mudah untuk diucapkan dan sering didengar. Blog ini pun, dia masih mengucap kata-kata biasa tapi kadang sulit dicerna maksutnya. Mengucap kalimat yang lebih complicated masih butuh pemikiran lama untuk menuangkannya. Biarlah, namanya juga anak kecil, masih setahun, masih belajar berjalan dan berbicara dengan lancar.

Anyway yang bertambah satu umurnya bukan hanya blog ini lho, 2 hari yang lalu tepatnya tanggal 12 Agustus umur sang penulis juga bertambah 1. Uda 24 aja umurnya, tua ya.. :D. Kebetulan tepat di bulan syawal juga, jadi masih suasana lebaran. Jadi yang saya ingat dalam berjalan beberapa hari menuju 24 tahun adalah keyword “nikah” yang begitu nge-hits. Entah karena suasana lebaran atau emang uda waktunya diigetin umur-umur segini. Tapi memang tahun lalu sih ga se-ngehits tahun ini.

Dimulai dari si Fikris (anak dari ustadz tempat saya ngaji dulu) yang nanyain kapan nikah, soalnya kakaknya yang cewek yang satu angkatan sama saya udah nikah. Disusul dengan bapak ibuk yang ketika saya sungkem ada do’a yang nggk diucapin di lebaran-lebaran lalu yaitu “Semoga dapat jodoh yang sholehah”. Kemudian tante, saudara-saudara lain dan tetangga-tetangga yang ga mau kalah untuk nanyain “Kapan kawin? Kapan nikah? Calonnya mana koq ga diajak?” ya semacam itu lah. Dan yang lebih jleb lagi kata-kata Bapak yang pendek tapi menusuk ke hati, “Rasulullah itu nikah umur 25”, didukung dengan suasana rumah yang sepi karena semua pada keluar, tinggal saya sama bapak, gimana ga bikin mikir, ahahaha.

Ya seperti itu lah keyword yang lagi nge-hits lebaran ini. Semoga memang do’a dari mereka yang mendo’akan “Semoga cepat dapat jodoh yang sholehah, cantik luar dalam.” pas hari ulang tahun saya, dikabulkan sama Allah, Aamiin :).

Oh iya, ga tau kenapa saya ada rasa bangga tersendiri juga dilahirkan di bulan Agustus. Disamping tanggal lahir saya sama dengan Bapak Moh. Hatta, dan dibulan yang sama juga dengan hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ada rasa bangga lain yang saya sendiri tidak tahu alasannya. Pokoknya bangga aja gitu :).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s