Bos yang Keren

Berkaca dari sikap bos saya yang saya anggap keren dan menghargai setiap usaha dari karyawannya (etapi saya lebih senang menyebut “teman kerja” sih daripada karyawan), saya jadi bisa mengambil kesimpulan bagaimana sebaiknya jika saya menjadi bos nantinya.

Jangan Mempersulit Teman Kerja

Ketika kita memberi permasalahan kepada teman kerja kita dengan harapan mereka bisa menyelsaikan permasalahan itu tentunya mereka punya opsi/cara-cara untuk menyelesaikannya. Dan saya yakin kita juga punya angan-angan tentang solusi tersebut. Jika teman kerja kita sudah manawarkan solusinya namun tidak cocok dengan apa yang kita bayangkan, ada baiknya kita membicarakan lagi apa yang terbaik yang kita ambil untuk menyelesaikan  masalah tersebut. Tidak bersi kukuh dengan pendapat kita sendiri dan mau tidak mau dia harus membikin masalah tersebut selesai dengan output seperti yang kita inginkan. Meskipun sebenarnya mereka tahu bahwa output yang kita minta mustahil/sulit diterapkan oleh mereka. Kalau ada cara yang lebih mudah dengan hasil yang paling tidak mendekati dengan apa yang kita mau kenapa tidak diambil saja. Toh dengan begitu kita ga cuma buang-buang waktu dimasalah yang sama.

Jangan Lupa Bilang “Maaf”

Yang saya suka dari bos saya adalah dia tidak sungkan untuk meminta maaf jika melakukan kesalahan sekecil apapun. Contohnya dia memberikan task yang mepet dengan deadline atau pada saat weekend. Dia tidak lupa meminta maaf dulu dan menanyakan ke-available-an untuk mengerjakan task tersebut. Dengan seperti itu kita yang mau mengerjakan tidak akan merasa hanya diperas tenaganya saja dengan sentuhan mental dari kata “maaf” dan kesopanan berbicara.

Tidak Lupa Bilang “Terima kasih”

Setiap pekerjaan selesai jangan lupa untuk bilang terima kasih atas semua effort yang teman kerja kita berikan. Dengan begitu mereka akan merasa dihargai. Jika kita bisa melakukannya dengan bertatap muka itu lebih baik, jika tidak bisa lakukan dengan menelpon mereka, jika masih tidak bisa mungkin kita bisa melakukannya via skype dan yang terkhir via email. Apapun caranya jangan lupa untuk berterima kasih, secepatnya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s