Apa yang membuat kalian semangat?

Siang tadi, sesudah dzuhur saya berangkat menuju kota mencari udara segar karena terlalu penat bekerja sendiri di kamar. Dalam perjalanan saya melawati satu SD, yaitu SD Sukolilo 1. Siswa-siswi SD paling siang pulang pukul 12 siang, saat itu jarum jam menunjukan pukul 12.23 (kebetulan jam tangan saya digital dan kebetulan pula saya melihat jam tangan saya). Di pinggir jalan tampak beberapa anak yang masih berdiri dengan melambaikan tangannya, berharap mereka mendapat tumpangan untuk pulang ke rumah.

Siang itu matahari bersinar cukup terik dan pemandangan di kala siang hari seperti itu termasuk hal yang biasa disana. Karena di siang hari angkutan umum sudah jarang melewati rute tersebut, berbeda dengan pagi hari. Apa mereka tidak merasa kepanasan? Karena saya masih melihat senyum lebar di wajahnya seraya melambaikan tangan. Mungkin meraka merasakan panas, tapi tidak mereka hiraukan.

Sayapun berhenti di kerumunan anak-anak yang melambaikan tangan tadi, bermaksut memberi mereka tumpangan. Yang ada dalam pikiran saya mereka akan berebut naik motor saya biar cepat pulang, tapi kejadian yang sebenarnya terjadi sebaliknya, mereka sama sekali tidak berebut, semacam ada garis antrian yang tidak terlihat mengatur mereka. 2 anak laki-laki akhirnya naik ke sepeda motor saya, teman yang lainnya bilang “ati-ati, Mas (hati-hati, Mas) dengan menepuk pelan motor saya. 2 anak laki-laki yang saya bonceng pun membalas, “dhisikan rek! (kita duluan, kawan!).

Saya sama sekali tidak menyangka sikap mereka yang demikian ini. Anak-anak saja bisa antri tanpa ada garis antrian, tapi kita yang dewasa kadang masih berebut meskipun sudah jelas ada garis antrian.

Selain itu senyum mereka tak tampak sendu bahkan memuram di tengah panasnya sinar matahari siang bercampur debu. Di atas slmotor pun mereka masih sempat bercanda. Saat saya tanya naik apa mereka kalau berangkat sekolah di pagi hari? Serentak mereka menjawab, “Mikrolet, Mas!” (Angkutan umum, Mas!). Tidak sempat ngobrol banyak mereka sudah menepuk punggung saya dan bilang untuk turun di gang depan. Ada satu pertanyaan yang sungguh ingin saya tanyakan, “Apa sebenarnya yang membuat kalian tetap semangat?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s